Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

      Salam Sejahtera,

      Om Swastiastu.

      Puji syukur kita panjatkan pada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmatNya kita dapat menyaksikan kembali karya-karya mutakhir Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta, dalam rangka Dies Natalis ISI Yogyakarta yang ke-38. Perayaan Dies Natalis kali ini dilaksanakan dalam suasana pandemic covid-19 sudah mulai mereda, dengan menggelar pameran dan penayangan karya tahunan. Pandemi yang sudah mereda dan semoga semakin terkendali ini, menjadi kesempatan kita untuk bangkit, melalukan recovery kehidupan. Kegiatan yang  bertajuk “New Beginning For The Future” ini diselenggarakan di Galeri Pandeng – FIAP Exhibition Center, dan Ruang Audio Visual di Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta.

      Tajuk tema tersebut diangkat sesuai dengan tema besar Dies Natalis ISI Yogyakarta Ke-38, yaitu “Keunggulan Seni Untuk Recovery Kehidupan”,  yang merupakan respons dari kondisi kontekstual dari dunia seni dan dunia pendidikan tinggi seni pada masa pandemi covid-19 mulai terkendali. Sebenarnya dari fenomena ini, ada hikmah yang terhubung dan tersembunyi dengan kebijakan sebelumnya, yaitu fokus penyiapan peningkatan SDM unggul, maupun kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yaitu “Merdeka Belajar, Kampus Merdeka”. SDM unggul adalah pekerja dinamis, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, dan kerjasama dengan talenta dunia industri. Di samping itu siap menghadapi disrupsi teknologi informasi dan digitalisasi yang telah mengubah secara fundamental tatanan kehidupan sekarang. 

     Semenjak terjadi pandemi corona, perubahan pada dunia seni, pendidikan tinggi, bisnis, ataupun berbagai sistem yang terhubung dan membangunnya menjadi timpang. Kenyataan ini merupakan pemukul berikutnya, menyusul berubahnya berbagai sistem akibat disrupsi teknolologi informasi dan digitalisasai. Dunia seni dalam aktivitas fisik menjadi terbatas dan sunyi. Dalam masa new normal ini galeri dan museum seni rupa menjadi sunyi, pagelaran pertunjukan yang langsung juga surut dengan drastis. Cinema dan bioskop banyak yang tutup. Pendidikan kesenian, pendampingan, dan pengabdian masyarakat untuk seni dilaksanakan dengan penuh pembatasan. Festival seni, workshop, kolaborasi nasional atau internasional dalam bentuk fisik terhenti. Demikian juga pertukaran modal ekonomi dan bisnis dalam dunia seni mengalami masa surut dan paceklik. 

      Akan tetapi dunia seni terus mencari jalannya untuk survive. Media online akhirnya menjadi pilihan para seniman, pekerja seni, pendidik seni, maupun bisnis seni untuk beraktivitas dan berproduksi secara kreatif dalam sistem yang telah berubah. Dalam ukuran konvensional sistem ini tentu penuh keterbatasan, tetapi dalam ukuran lain media online mempunyai banyak kelebihan yang dasyat.  Pameran seni rupa, pagelaran seni pertunjukan, dan penayangan seni media rekam sekarang hampir tersaji setiap hari, dan dapat diakses dalam genggaman tangan lewat hp atau mesin android. Kita langsung dapat menyerap kreativitas, produksi, perhelatan seni dari seluruh dunia, tanpa hambatan yang berarti.  Demikian juga pembelajaran, workshop, bisnis seni tentu juga banyak dilakukan dengan media online. Bahkan dengan serentak para seniman juga mengunggah karya, studio, dan berbagai aktivitasnya pada kanal youtube atau medsos yang lain. Media seni menjadi semakin demokratis dan memberi peluang yang besar pada semua pelaku seni. Ada kegairahan baru dalam masa new normal yang secara fisik interaksinya terbatas. Inilah suatu kondisi yang dalam sistem baru bisa dikatakan sebagai bentuk kebangkitan seni pada era menjelang pascapandemi saat ini. Di masa depan, aktivitas luring dan daring akan berbaur sebagai kesatuan kegiatan untuk menghasilkan produktivitas. 

      Dengan latar belakang semangat “Keunggulan Seni untuk Recovery Kehidupan” yang diangkat sebagai tema Dies Natalis ISI Yoyakarta ke-38 tersebut, maka Fakultas Seni Media Rekam menerjemahkan dalam pameran dan penayangan karya-karyanya. Diharapkan para dosen, mahasiswa, dan alumni Fakultas Seni Media Rekam, dari Program Studi Fotografi, Televisi dan Film, serta Animasi dapat mengungkapkan semangat kreatif dalam berbagai karya kontemporer fotografi, program televisi, video art, film, game dan animasi dalam dimensi teknologi baru, inovatif, dan terdesiminasikan pada semua stakeholder kesegala penjuru secara internasional baik luring maupun daring. Dengan berbagai potensi karya tersebut, maka pameran dan penayangan dalam tajuk “New Beginning For The Future” ini sekaligus merupakan pertanggungjawaban atas proses pendidikan selama satu tahun akademik dari semua program studi di Fakultas Seni Media Rekam.

      Demikianlah, pameran dan penayangan karya tahunan dari Fakultas Seni Media Rekam dalam rangka Dies Natalis ISI Yogyakarta ke-38 ini diharapkan dapat mengimplementasikan semangat seni untuk recovery ini untuk menyongsong masa depan. Terima kasih disampaikan kepada para pimpinan Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta yang telah memprakarsai dan memfasilitasi pameran dan penayangan. Demikian juga kepada para peserta pameran, mitra industry, panitia, maupun segenap sivitas akademika ISI Yogyakarta yang telah memberi bentuk akhir dalam mewujudkan karya bersama ini.

Terima kasih dan salam budaya.

      Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, 

      Salam sejahtera, 

      Om Santi, Santi, Santi, Om.

Rektor Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Prof. Dr. M. Agus Burhan, M.Hum


arzh-CNenfrdeides