Sinergi Keragaman Sulaman (Proses dan Adaptasi) Benang Kreativitas Warna-Warni

Catatan Kuratorial Oleh Dr. Samuel Gandang Gunanto, S.Kom., M.T.

Kuratorial karya animasi dan game dari Program Studi(Prodi) Animasi, Fakultas Seni Media Rekam, Institut Seni Indonesia Yogyakarta berasal dari seleksi karya perkuliahan Desain Karakter, Menggambar dan Ilustrasi, Permodelan dan Tekstur 3D, Dasar Game, serta Produksi Film 3D dengan total sejumlah 57 karya; karya produksi dosen baik hasil penelitian maupun produksi pribadi sejumlah 8 karya; dan karya Tugas Akhir mahasiswa sejumlah 27 karya. 92 karya tersebut diseleksi menjadi 30 karya yang akan ditampilkan sebagai karya terpilih di Pameran Dies Natalis ISI Yogyakarta ke-37 tahun 2021.

Dies Natalis ke-37 ISI Yogyakarta merupakan peringatan dies kedua yang diselenggarakan di masa pandemi COVID 19. Tema kali ini berjudul “Kebangkitan Seni di Era New Normal” yang berfokus pada munculnya karya-karya unik yang berasal dari proses ide kreatif selama berproses kesenian di masa menjalani proses belajar mengajar dengan sistem daring.  Tangkapan proses kreatif nampak pada penyajian proses belajar dan berkarya di perkuliahan Permodelan dan Tekstur 3D yang bersinergi dengan matakuliah Produksi Film 3D yang terselenggara secara gabungan dengan sistem blok saat melakukan proyek kelompok dan paralel dalam penyajian teori maupun tutorial kelas. Manajemen kelas dilakukan secara daring dengan bantuan LMS dan Cloud Storage sehingga memudahkan dalam pengawasan proyek bersama antara dosen dan mahasiswa. 

Karya-karya kolaborasi berbasiskan proyek berkelompok ini menghasilkan 4 buah karya yang berjudul “Chess : Break the Rules” karya Agil Sagita Wulandari dan tim, “Meng-Meng” karya Audrey Nafisa Falihah Furqon dan tim, “Proffesor Dog” karya Yongky Cahya dan tim, dan “Tunggu” karya  Maycel Agustin dan tim. Walaupun bertema beragam, namun keempat karya ini dikemas dengan optimalisasi karya dengan memanfaatkan teknik lowpolygon sehingga permasalahan kendala perangkat keras yang terbatas dapat teratasi. Proses rendering juga dilakukan dengan metode kendali jauh dengan memanfaatkan lab komputer Prodi Animasi sebagai pengolah utamanya sehingga mahasiswa dapat bebas mengaksesnya dalam kurun waktu 24 jam dan 7 hari seminggu selama masa pengerjaan proyek berkelompok. 

Karya-karya lainnya yang terpilih juga ada yang merupakan karya kolaborasi dengan pihak mitra Prodi Animasi, seperti pada karya berjudul “Liyangan” yang mengangkat kisah peradaban budaya di lereng gunung Sindoro sebelum terjadinya letusan dahsyat yang menimbunnya selama ratusan tahun. Karya ini merupakan produksi bersama dengan Balai Arkeologi DIY sebagai sebuah riset terapan produk animasi edukasi. Karya lainnya adalah film animasi series “Sahabat Pancasila” yang merupakan karya hasil penelitian Arif Sulistiyono, M.Sn. dan M. Arifian Rohman, M.Sn. yang berupa alih media dari series cerita bergambar Sahabat Pancasila produksi tim Prodi Animasi dengan mengambil episode cerita “Serunya Berpuasa Bersama” sebagai episode pertamanya.  

Karya produksi Tugas Akhir mahasiswa Prodi Animasi dibuka dengan karya yang berjudul “Birb”. Kata Birb muncul menjadi kata pergaulan generasi internet sejak tahun 2012 dari kesalahan ketik sebuah kata Bird. Birb menginspirasi sebagai sebuah karya Tugas Akhir dari Doulos Manik, Daniswara A.G. dan Ihsan Noviandri dengan menghadirkan cerita tentang ketekunan dalam proses belajar. Birb secara harafiah menghadirkan kisah seekor anak burung yang sedang belajar menggunakan sayapnya untuk terbang. Ketekunan sang tokoh dalam belajar memberikan ajaran pentingnya sebuah pengalaman empiris yang akan membentuk sebuah keahlian dasar dan mampu menghasilkan sebuah prestasi dengan adanya stimulus yang tepat dalam sebuah proses belajar.

Mad and Tim”, episode Life karya Gugum Abdullah merupakan karya Tugas Akhir film animasi series yang dikemas dengan tema persahabatan antara kedua tokoh utama, yaitu Mad si tomat dan Tim si timun yang secara tidak sengaja menjadi karakter yang hidup karena tembakan laser alien yang nyasar ke bumi. Dalam sebuah proses peristiwa ketidaksengajaan yang berakibat baik sering dijumpai. Rasa syukur dan usaha untuk berbuat yang lebih baik lagi mampu dihadirkan dalam konflik drama persahabatan kedua tokoh ini sehingga pesan tersebut dapat tersampaikan dengan jelas dan sederhana kepada audiens. Lain halnya dengan karya Ninda Diniya. Dia berkisah tentang kerinduan akan suasana pedesaan dan nikmatnya masakan dapur hasil olahan dari sayuran yang baru dipetik melalui karya yang berjudul “Dapur Ompung”. Cita rasa lezat dari resep-resep tradisional peninggalan leluhur disajikan melalui proses imajinasi sang kreator dengan bumbu adegan yang lucu dan menarik.

Karya Tugas Akhir game yang berjudul “Memoria: Nonogram Puzzle” karya Euis Kurniati menghadirkan karakter dunia fantasi yang menuntun pemain dalam sebuah permainan logika persepsi visual berdasarkan tata letak sebuah pola. Penggarapan visual yang menarik mampu menjadi stimulus berfikir pola sehingga peningkatan kesulitan per tahapannya mampu disajikan secara dinamis berdasarkan raihan prestasi yang didapat.  Sedangkan karya Khoirudin Akbar yang berjudul “Fire Defense” merupakan karya game berbasis AR(Augmented Reality). Game ini mengangkat kisah tentang seorang pemadam kebakaran yang sedang mengamankan hutan dari bahaya si jago merah. Arena permainan dibangkitkan secara visual tiga dimensi di posisi arah kamera sehingga pemain dapat berinteraksi dalam ruang tiga dimensi dengan arena permainan untuk mencari munculnya api dan memadamkannya.

Karya-karya animasi dan game yang telah diproduksi selama setahun terakhir diorientasikan pada proses dan adaptasi terhadap perubahan model dan metode pengajaran, manajemen digital, dan indikator capaian yang selalu dinamis sesuai daya masing-masing individu dalam berproses di masa pandemi dan masa new normal. Hal inilah yang membuat keragaman karya Prodi Animasi ISI Yogyakarta menjalin menjadi sulaman benang kreativitas warna-warni yang saling bersinergi dalam kebersamaan.

Yogyakarta, 13 Juni 2021


Karya Pameran


The Toy Kingdom

Oleh: Chyntia Ceca Rizqita

Jenis karya: Game Platform

Tahun: 2021

The Toy Kingdom berceritakan tentang seorang anak perempuan bernama Cici yang terperangkap di sebuah dunia dimana mainan-mainan hidup. Ternyata The Toy Kingdom telah dikuasai oleh sebuah mainan jahat yaitu Troy yang sebelumya telah menculik sang Ratu yaitu Rissa. Troy juga telah mengubah para penduduk menjadi pasukannya yang jahat. Maka dari itu Rissa dan penduduk The Toy Kingdom sangat membutuhkan Cici untuk melawan Troy dan membebaskan mereka.


Dujahnya

Oleh: Thoyib Farizal

Jenis karya: Desain Karakter

Tahun: 2021

Dahulu kala hidup 3 klan yaitu manusia, hewan, dan tumbuhan. Mereka saling bekerja sama untuk membangun era. Mereka menjaga gulungan dari setiap klan untuk menjaga kstabilan dunia. Gulungan tersebut masing-masing dijaga oleh ketiga petinggi dari 3 klan tersebut. Tetapi karena keserakahan manusia akhirnya klan manusia mencoba untuk merebut kedua gulungan lain. Akhrnya konflik antar 3 klan pun terjadi.


Fox Demon That Travels

Oleh: Dea Armelia Kitris

Jenis Karya: Desain Karakter

Tahun: 2021

Terinspirasi dari Yokai atau roh supernatural dalam cerita rakyat Jepang. Dikenal sebagai KItsune, seekor rubah yang dapat berubah menjadi manusia tidak peduli gender atau usianya.


Adventure of Nora and Friends

Oleh: Alda Bunga Tiara Ibenas

Jenis Karya: Desain Karakter

Tahun Pembuatan: 2021

Kisah 3 remaja yang senang berpetualang, namun selama perjalanan harus melewati rintangan-rintangan yang tak terduga.


The Other Side

Oleh: Zukhruf Athariq Mustofa

Jenis Karya: Desain Karakter

Tahun: 2021

Karakter Aan adalah karakter seorang anak perempuan berusia 13 tahun memiliki kepribadian yang aktif, ceria, menyukai hal baru, dan suka berpetualang. Karakter Aan adalah original charactar yang terinspirasi dari seorang teman saya ketika saya bersekolah di SMK.


Great Journey Series

Oleh: Muhammad Revanda Riyana

Jenis Karya: Desain Karakter

Tahun: 2021

Karakter yang dirancang terinspirasi dari tokoh Atsuko Kagari/Akiko dari serial anime Little Witch Academia.


Ian & 3 Pendaki

Oleh: Dhea Arinda Nur’aini

Jenis Karya: Desain Karakter

Tahun: 2021

Ian pergi mencari apel dan bertemu 3 pendaki yang sama-sama ingin ke puncak gunung. Tetapi mereka bertemu dengan Gento, seekor serigala yang tidak senang dengan keberadaan orang lain di dalam hutan. Di saat itulah petualangan mereka dimulai.


Great Journey Series

Oleh: Muhammad Revanda Riyana

Jenis Karya: Desain Karakter

Tahun: 2020

Froggy the Witch terinspirasi dari sebuah film yang berjudul fantastic beast di mana film itu menceritakan tentang dunia persihiran dan juga dari manga flying witch yang menceritakan sebuah cerita slice of life dari seorang penyihir yang menikmati hidupnya sebagai penyihir.


Avien: Paradise Among The Riot

Oleh: Muhammad Huda

Jenis Karya: Desain Karakter

Tahun: 2021

Karya ini bergenre science fiction, action, thriller, crime, comedy, dan drama. Perancangan karya desain karakter ini membidik target audiens 15 tahun ke atas karena mempertimbangkan plot cerita yang diberikan di mana nuansa yang ditampilkan sedikit “gloomy” di samping terdapat penampilan sejumlah unsur dewasa.


Dhuwung: Merebut Kembali Keris Sakti

Oleh: Vyra Garint
Jenis Karya: Desain Karakter

Tahun: 2021

Seorang remaja mempertaruhkan nawanya untuk mengambil kembali keris keramat yang diambil paksa oleh penjahat, dan mengembalikannya ke tempat yang seharusnya.


Denden & Friends

Oleh: Talicia Calista Nathania

Jenis Karya: Desain Karakter

Tahun: 2021

Denden adalah anak dari sepasang prajurit kerajaan yang hebat dan pemberani di Desa Hani. terapi Denden adalah orang yang biasa-biasa saja. Walaupun begitu, Denden memiliki sahabat yang selalu mendukungnya yaitu Mister Beng yang merupakan pelawak yang sangat lucu. Suatu hari, Denden dipanggil Raja Mordy untuk menjaga desanya yang bernama Hani karena kedua orang tuanya sedang melakukan misi di luar desa, namun Denden yang mendengar hal tersesbut merasa tidak siap.


Roro Jonggrang

Oleh: Muhammad Huda

Jenis Karya: Cerita Bergambar

Tahun: 2021

Dahulu kala di Desa Prambanan, ada sebuah kerajaan makmur yang di pimpin oleh Prabu Baka. Pemimpin yang dermawan dan mensejahterakan rakyatnya 

la memiliki putri yang sangat cantik bernama Roro Jonggrang, dimana semua pangeran sangat ingin menikahinya 

Lalu di suatu saat kerajaan tersebut 

dikalahkan oleh kerajaan Pening, dimana Prabu baka terbunuh oleh Bandung 

Bondowoso yg sangat sakti

Bondowoso yang berhasil mengalahkan kerajaan Prambanan ia terpukau melihat kecantikan Roro jonggrang, dan memaksa dia untuk menikahinya. 


Alue Naga

Oleh: Kresensia Adellitha Devalia

Jenis Karya: Cerita Bergambar

Tahun: 2021

Kisah Alue Naga merupakan cerita rakyat yang berasal dari Banda Aceh. Kisah ini menceritakan tentang asal mula terbentuknya Sungai Alue Naga yang berada di Aceh.


Liyangan

Oleh: Program Studi D-3 Animasi ISI Yogyakarta

Jenis Karya: Film Animasi

Tahun: 2021

Durasi: 4 menit 56 detik

Film animasi Liyangan merupakan film animasi yang dibuat oleh Program Studi D-3 Animasi ISI Yogyakarta bekerja sama dengan Balai Arkeologi Yogyakarta. Film animasi ini menceritakan tentang kehidupan masyarakat perkampungan di Situs Liyangan di lereng Gunung Sindoro pada zaman Kerajaan Mataram Kuno.


Chess: Break The Rules

Oleh: Imam Fashihul Lisan, Agil Sagita, Martin Saragih, Ahmad Nurul Hilal, Elatulada Catur Tama

Jenis Karya: Pemodelan dan Penteksturan 3D (video presentasi)

Tahun: 2021

Durasi: 3 menit 12 detik

Karya ini merupakan pemodelan dan penteksturan karakter maupun lingkungan tiga dimensi permainan catur dengan visual yang bergaya fantasi. Latar belakang papan catur yang dibuat terdiri dari lingkungan hutan dan kota. Visual yang dirancang dibuat untuk membidik sasaran audiens usia 12 hingga 15 tahun.


Meng Meng Si Kucing Pencuri

Oleh: Audrey Nafisa FF, Nurraida Salsadilla, Tabita Sekar M, Carryl Amalia P, Annisa Shafa F P, Andini Raehana P

Jenis Karya: Pemodelan dan Penteksturan 3D (video presentasi)

Tahun: 2021

Durasi: 3 menit 10 detik

Seorang pria tua berumur 35 tahun yang bekerja sebagai nelayan, orang-orang di sekitarnya memanggilnya pak Man. Suatu hari pak Man pulang sambil membawa ikan hasil tangkapannya untuk dimasak di rumah. Pak Man menaruh ikan tersebut di atas meja makan, kemudian ia pergi untuk mengambil sesuatu. Pak Man kembali dengan membawa pisau dan saat itu ia melihat seekor kucing berusaha mencuri ikannya. Pak Man kenal betul dengan kucing itu, warga desa sering memanggilnya Meng-meng. Pak Man mengusir Meng-meng
dan kucing itu langsung lari sebelum berhasil mencuri. Pak Man lupa membawa talenan, jadi ia pergi lagi. Saat ia kembali, Pak Man mendapati Meng-meng berusaha mencuri ikannya lagi
dan kali ini kucing itu berhasil, Meng-meng langsung kabur sambil membawa ikan curiannya. Pak Man marah dan langsung mengejar Meng-meng, sampai akhirnya Pak Man berhasil
menemukan Meng-meng yang sedang bersembunyi di balik tempat sampah di dekat rumahnya sambil berteriak pencuri. Pak Man mendekati kucing itu dengan langkah penuh amarah, Sementara Meng-meng juga terlihat waspada sambil mengeram marah kearah Pak Man. Tiba-Tiba Meng-meng bisa berdiri dengan kedua kakinya, ikan yang tadi ia bawa dengan mulutnya kini sudah berpindah diantara ketiak dan lengannya. Lebih anehnya lagi Meng-meng tiba-tiba bisa bicara, kucing itu marah-marah sambil teriak-teriak kearah Pak Man, karena Pak Man yang lebih dulu mencuri ikan yang merupakan pusaka para kaum kucing.


Proffesor Dog

Oleh: Yongky Cahya, Fiko Indra, Angela Griselda, Syahrul Indra, M Rizky, M Daffa

Jenis Karya: Pemodelan dan Penteksturan 3D (video presentasi)

Tahun: 2021

Durasi: 1 menit


Tunggu

Oleh: Maycel Agustin, Nur Ramadhani, Raden Handy, Nauval Adityatama, Rispambudhi Aji, Azizah

Jenis Karya: Pemodelan dan Penteksturan 3D (video presentasi)

Tahun: 2021

Durasi: 14 menit 49 detik


Sahabat Pancasila, Episode Puasa Bersama

Oleh: Tim Produksi Prodi Animasi

Jenis Karya: Film Animasi

Tahun: 2020

Durasi: 4 Menit 50 Detik


Positive Vibes

Oleh: Ika Yulianti

Jenis Karya: Digital Painting

Tahun: 2021

Pandemi Covid-19 belum berakhir ditahun 2021, namun seluruh aspek kehidupan harus berjalan menyesuaikan dari kehidupan yang serba terbatas. Karya berjudul “Positive Vibes” menggambarkan adanya peran seorang perempuan yang harus tetap bekerja, belajar dan berkarya ditengah keterbatan dimasa pandemic Covid-19. Kata positif memiliki arti adanya aktivitas dan harapan yang bermanfaat dan semangat. Vibe arti yang sesungguhnya adalah getaran, namun pada masa kini vibe sering digunakan dimedia sosial yang dairtikan suasana atau mood.


Kisah Si Dombo

Oleh: Kathryn Widhiyanti dan Nuria Indah Kurnia Dewi

Jenis Karya: Cerita Bergambar

Tahun: 2021

Dombo adalah seekor Domba khas Wonosobo yang dipelihara oleh seorang anak bernama Mahesa. Dombo memiliki karakter yang penuh rasa ingin tahu. Namun, karena kurang hati-hati, si Dombo tersesat. Mahesa tidak lelah mencari si Dombo dan akhirnya menemukannya.


Dr.Irwandi

Oleh: Mahendradewa Suminto

Jenis Karya: Ilustrasi

Tahun: 2021

Dimensi: 25cm x 35cm

Latar Belakang

Prodi Animasi ISI Yogyakarta mensyaratkan mahasiswa harus mampu membuat gambar yang baik, dengan demikian di awal semester mahasiswa dilatih mengambar berbagai objek dengan benar dan baik. Dasar menggambar dengan benar dan baik inilah yang menjadi bekal mahasiswa untuk melanjutkan proses studi selanjutnya. Dari sinilah karya pameran Dies 2021 ini dibuat, bagaimana menggambar sosok wajah manusia dengan baik dan benar, dari segi anatomi sampai ke pencahayaan.

Penciptaan Karya

Penciptaan karya ini dimulai dari melihat poster yang ada di media social, poster tersebut ada foto Bapak Dr. Irwandi.

Dari sisi teknis fotografi, foto dalam poster tersebut dibuat dengan sangat baik, sangat memperhatikan tata cahaya, kedalaman, detail, dan dari sisi pose sendiri juga sangat baik, bapak Irwandi terlihat sangat berkarakter.

Dari sisi yang lain saya melihat Bapak Irwandi adalah sosok manusia yang luar biasa, kebetulan saya mengikuti perjalanan karirnya, yang secara kebetulan juga saya adalah dosen pembimbing akademik semasa Bapak Irwandi sekolah S1. Dari sini saya berkeinginan untuk menggambar sosok beliau dengan Teknik drawing pencil hitam putih.

Kenapa menggunakan pensil ? Pensil merupakan alat gambar yang sangat dasar, ketrampilan membuat gambar dengan Teknik pencil merupakan Teknik dasar yang wajib dimiliki oleh seorang seniman, disainer, dan akhli gambar lainnya. Dari foto full color diubah ke gambar hityam putih harus dimiliki oleh seorang akhli gambar. Bagaimana mengubah warna warna menjadi mono tone hitam, maka diperlukan keakhlian dalam melihat zona system (kata fotografer BW). Contoh contoh tersebut akan sangat berguna bagi mahasiawa Animasi, yang nantinya ilmu tersebut akan mereka terapkan dalam pembuatan karakter, asset asset, bahkan dalam pembuatan  film maupun pembuatan game Animasi.


Pemukiman Kuno Lereng Sindoro

Oleh: Mohammad Arifian Rohman

Jenis Karya: 3D Environment Design

Tahun: 2021

Dimensi: 3000 pixel x1690 pixel

Selama pandemi COVID-19 melanda Indonesia, keterbatasan akses publik menjadi pemicu peningkatan pelayanan bagi edukasi sejarah dan budaya, khususnya bagi lembaga perpustakaan dan museum di Indonesia. Inovasi virtualisasi akses publik pun dilakukan dengan menghadirkan akses terbuka bagi dokumen-dokumen digital atau rekaman sejarah yang disajikan secara daring melalui jejaring internet.
Menghadirkan rekonstruksi temuan situs Pemukiman Kuno atau artefak yang telah diteliti oleh Balai Arkeologi Yogyakarta tentang bagaimana menghadirkan temuan-temuan atau artefak seperti sedia kala pada jaman kejayaannya merupakan aspek visual yang harus dicapai dalam hal rekonstruksi terhadap situs Pemukiman Kuno, hal tersebut menjadi aspek permasalahan bagi dunia Arkeologi khususnya situs-situs yang berada di Indonesia.
Pemukiman kuno ini merupakan hunian bagi penduduk liyangan pada abad XI yang terdiri dari susunan konstruksi kayu pada lantai, dinding, tiang dan menggunakan ijuk pada bagian atap serta memiliki umpak batu pada pondasi untuk menopang tiang utama hunian tersebut.
Pemvisualan 3D Environment Pemukiman Kuno adalah salah satu object dari artefak situs pada abad XI, dalam perolehan data dari situs tersebut dibantu dari hasil peneliti arkeologi Balai Arkeologi DIY yang merupakan perpanjangan Pusat Penelitian Arkeologi Nasional di daerah-daerah sehingga obyektivitas dan validitas data terjaga secara keilmuan di bidang Arkeologi. Adapun situs yang menjadi obyek penciptaan seni digital adalah Situs Liyangan, Temanggung, Jawa Tengah yang berada pada lereng gunung Sindoro.


Robot XYZ

Oleh: Tanto Harthoko

Jenis Karya: Desain Karakter

Tahun: 2021

Perkembangan animasi 3D saat ini semakin demikian canggihnya karena didukung oleh software pembuat 3D yang semakin baik dan cukup mudah digunakan. Aplikasi pembuat karakter 3D yang saat ini tersedia dan bersifat open source atau dapat digunakan secara gratis, salah satunya yaitu Blender. Menurut Wikipedia, Blender is a free and open-source 3D computer graphics software toolset used for creating animated films, visual effects, art, 3D printed models, motion graphics, interactive 3D applications, virtual reality, and computer games.
Kemampuan software Blender yang luar biasa dan gratis menjadikan salah satu momentum untuk mencoba dan mengekplorasi sebuah desain objek atau benda dengan format 3D. Karya yang berjudul Robot XYZ merupakan sebuah karya eksplorasi tahap dasar dalam mencoba software Blender. XYZ merupakan sumbu 3D atau tiga dimensi yang mempunyai dimensi lebar, kedalaman, dan tinggi (width, depth, dan height). Desain robot yang dibuat berupa benda terbang yang memiliki tangan dengan ujungnya berupa senapan mesin mini. Dibuat dari gabungan kesan futuristik dan elemen yang cukup jadul (era jaman dahulu) agar memberi kesan menarik dan natural meskipun fiktif.


Asal Usul Sepur Kluthuk Jaladara

Oleh: Tegar Andito

Jenis Karya: Motion Graphics

Tahun: 2010

Durasi: 11 Menit 17 Detik

Pada tahun 2009 Sepur Kluthuk Jaladara adalah ikon pariwisata baru di kota Surakarta. Wahana wisata ini adalah sebuah rangkaian kereta api yang ditarik lokomotif uap C1218 yang melewati jalur Stasiun Purwosari (PWS) hingga Solo Kota (SLK). Lokomotif C1218 dan jalur PWS-SLK ini sebenarnya masing-masing memiliki latar belakang cerita menarik tersendiri. Cerita yang ada di balik lokomotif uap dan jalur kereta api ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wahana wisata ini. Saat karya ini dibuat belum ada yang pernah mengekspos cerita tersebut. Karya audio visual ini dibuat dalam wujud motion graphics yang diharapkan mampu memberikan ketertarikan secara maksimal kepada audiens.

Tujuan komunikasi perancangan motion graphics ini adalah untuk memberikan informasi secara menarik kepada target audiens mengenai sejarah Sepur Kluthuk Jaladara. Dengan adanya informasi ini, di samping menghibur, memberikan tambahan wawasan, dan menarik target audiens untuk mengikuti paket-paket wisata Sepur Kluthuk Jaladara diharapkan pula dapat memberikan nilai lebih bagi target audiens ketika mereka mengikuti paket wisata Sepur Kluthuk Jaladara ini. Video motion graphic dalam penyampaiannya memakai pendekatan tampilan seperti komik seperti pada intro game Need For Speed Underground 2 dan credit title film 300 serta diberi pula pendekatan gaya yang bersifat ilustratif, dan surealis, namun tetap terstruktur dan informatif. Ditambahkan pula sentuhan gaya steampunk pada artistiknya yang diharapkan dapat memberikan kesan klasik, dan suasana jaman industri pada suasana jaman modern. Motion graphic tidak disertai dialog seperti halnya pada intro Need For Speed Underground 2, namun disertai narasi dengan visual dan background music. Dalam penyampaiannya nanti, juga akan diselipkan foto-foto sejarah dan sedikit potongan klip video yang berhubungan dengan cerita ini. 

Target audiens yang akan menjadi sasaran utama untuk tayangan motion graphic ini dan media pendukungnya adalah para wisatawan domestik yang sedang melancong ke kota Solo terutama dari golongan keluarga muda dengan status sosial tengah-atas (B+) dan atas-bawah (A) . Untuk segmentasi geografi primer diarahkan kepada wisatawan domestik dari luar eks Karesidenan Surakarta dan warga eks Karesidenan Surakarata sebagai segmentasi audiens sekundernya.


Mad and Tim Episode Life

Oleh: Gugum Abdullah Ramdhani

Jenis Karya: Film Animasi

Tahun: 2021

Durasi: 8 menit 43 detik


BIRB

Oleh: Doulos Manik, Ihsan Noviandri, dan Daniswara Adriabagus Guntoro

Jenis Karya: Film Animasi

Tahun: 2021

Durasi: 1 menit 45 detik


Dapur Ompung

Oleh: Ninda Diniya

Jenis Karya: Film Animasi

Tahun: 2021

Durasi: 4 menit 22 detik


Memoria: Nonogram Puzzle

Oleh: Euis Kurniati

Jenis Karya: Game Puzzle (trailer)

Tahun: 2021

Durasi: 16 detik


Fire Defense

Oleh: Khoirudin Akbar

Jenis Karya: Game Action (trailer)

Tahun: 2021

Durasi: 9 detik


ArabicChinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesianSpanish