Sambutan Koordinator Pameran dan Penayangan Karya
Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Salam Sejahtera bagi kita semua,

Shalom,

Om swastiastu,

Namo Buddhaya,

Salam Kebajikan.

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga kita dapat bersama-sama menyelenggarakan dan mengikuti rangkaian kegiatan Pameran dan Penayangan Karya Seni Media Rekam dalam rangka Dies Natalis ke-42 Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Pada peringatan Dies Natalis ke-42 ini, ISI Yogyakarta mengangkat tema besar “Redefining Arts Impact: Seni, Kemanusiaan dan Kreativitas di Era Artificial Intelligence.” Sejalan dengan tema tersebut, Fakultas Seni Media Rekam mengusung tema “Narrating Humanity: Kesadaran Sosial dan Kreativitas Seni Media Rekam di Era Artificial Intelligence.” Tema ini menjadi refleksi atas dinamika perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang semakin memengaruhi kehidupan manusia, termasuk dalam proses penciptaan, distribusi, dan apresiasi karya seni.

Perkembangan Artificial Intelligence menghadirkan berbagai peluang baru di dunia seni dan industri kreatif. Di tengah kemajuan teknologi tersebut, seni tetap memiliki peran penting sebagai medium yang menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan, empati, kesadaran sosial, dan kreativitas. Seni media rekam tidak hanya menjadi sarana dokumentasi dan representasi realitas, tetapi juga ruang untuk membangun dialog, serta merefleksikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini.

Melalui pameran dan penayangan karya ini, kami menghadirkan beragam karya mahasiswa dari Program Studi Fotografi, Film dan Televisi, Produksi Film dan Televisi, serta Animasi. Karya-karya yang ditampilkan merupakan hasil proses pembelajaran, eksplorasi kreatif, penelitian, serta refleksi terhadap berbagai fenomena sosial dan kemanusiaan yang berkembang di tengah era digital dan kecerdasan buatan. Pameran ini diharapkan menjadi ruang apresiasi sekaligus ruang dialog yang mempertemukan gagasan, pengalaman, dan perspektif yang beragam.

Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi sivitas akademika FSMR untuk menunjukkan bahwa perkembangan teknologi tidak harus mengurangi nilai kemanusiaan dalam berkarya. Sebaliknya, teknologi dapat menjadi sarana yang memperluas kemungkinan kreatif selama tetap digunakan secara kritis, etis, dan bertanggung jawab.

Kami berharap rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-42 ISI Yogyakarta ini dapat menjadi wadah kolaborasi antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, pelaku industri kreatif, dan masyarakat luas. Melalui pertemuan gagasan dan karya, kita dapat bersama-sama mengeksplorasi bagaimana seni media rekam tetap relevan, adaptif, dan humanis di tengah perkembangan Artificial Intelligence yang semakin pesat.

Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga pameran dan penayangan karya yang disajikan dapat memberikan inspirasi, memperluas wawasan, serta menumbuhkan semangat untuk terus berkarya, berkolaborasi, dan menjaga nilai-nilai kemanusiaan melalui seni media rekam.

Terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Koordinator Pameran dan Penayangan Karya Fakultas Seni Media Rekam
Institut Seni Indonesia Yogyakarta ke – 42

Yusup Davit Palma Putra S.S.T., M.T.