Galeri Pandeng FSMR ISI Yogyakarta

Jl. Parangtritis Km. 6.5 Sewon, Bantul, Yogyakarta 55188 - Indonesia Telp. 0274 384107 Surel: fsmr.isi.ac.id Read more

Visi

Menjadi galeri di bidang seni media rekam bertaraf nasional yang memadukan bidang keilmuan, teknologi, dan profesionalisme seni dalam rentang waktu 5 tahun ke depan. Read more

Misi

Melaksanakan berbagai program pameran, penayangan, dan kajian seni (diskusi/lecture) yang kolaboratif antara akademisi dan praktisi seni dalam... Read more

EVENTS

  • All
JMMK #9

JMMK #9

Pameran ini sebagai bentuk pertanggungjawaban ...

JMMK #10

JMMK #10

Pada Pameran Jalan Menuju Media Kreatif #10 ...

JMMK #11

JMMK #11

Pada tahun 2019 ini kegiatan JMMK #11 bertepatan ...

Pameran dan penayangan Seni Media Rekam JMMK (“Jalan Menuju Media Kreatif”) merupakan program tahunan yang diselenggarakan FSMR ISI Yogyakarta sejak tahun 2009 diikuti oleh Program Studi Fotografi, Film dan Televisi, serta sejak tahun 2014 juga diikuti oleh Program Studi Animasi. Pameran dan penayangan akan menampilkan karya fotografi, program televisi, video-art, film dokumenter, film cerita, film animasi dan game, dari dosen dan mahasiswa di lingkungan FSMR ISI Yogyakarta maupun karya-karya tamu yang setiap tahun selalu diundang berpartisipasi dari berbagai perguruan tinggi seni dengan program studi media rekam yang tergabung dalam BKS- PTSI (Badan Kordinasi Seni Perguruan Tinggi Seni Indonesia) Asosiasi Program Studi Fotografi Indonesia, Asosiasi Program Studi Film dan Televisi Indonesia, para kolega professional Fakultas Seni Media Rekam, dan para tamu dari perguruan tinggi sejenis di luar negeri yang menjalin kerjasama dengan FSMR ISI Yogyakarta seperti Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia, VCA – University of Melbourne, dan Eszterhazy Karoly University di Hungaria.

JMMK #12 Opening Cermony Video

JMMK

  • All
JMMK #9

JMMK #9

Pameran ini sebagai bentuk pertanggungjawaban ...

JMMK #10

JMMK #10

Pada Pameran Jalan Menuju Media Kreatif #10 ...

JMMK #11

JMMK #11

Pada tahun 2019 ini kegiatan JMMK #11 bertepatan ...

Photography Exhibition HARVEST: Half Archive Vintage Photography Process

Sambutan

Catatan Kuratorial

Aktivitas Artistik yang Terus Tumbuh Kala Pandemi

Dr. Irwandi, M.Sn. & Novan Jemmi Andrea, M.Sn.

Tahun 2020 menjadi tahun yang berat bagi banyak manusia diberbagai belahan dunia. Pandemi Covid-19 mengubah banyak aspek kehidupan. Keterbatasan demi keterbatasan muncul susul menyusul dan harus dihadapi. Tak terkecuali, dalam dunia pendidikan, terutama di Jurusan Fotografi, Fakultas Seni Media Rekam (FSMR), Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

Hal nyata dari keterbatasan dalam aktivitas pendidikan di Jurusan Fotografi, FSMR, ISI Yogyakarta adalah pola belajar mengajar yang harus dilakukan secara daring. Pun pada Mata Kuliah Fotografi Cetak yang pada semester ini mau tidak mau menerapkan kebijakan praktik mandiri bagi para mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini.  Materi dalam Mata Kuliah Fotografi Cetak Tua mengajarkan mahasiswa untuk mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan kreatif dari penciptaan karya foto dengan mengaplikasikan teknik cetak yang dikembangkan pada abad ke-19 dan 20. Praktik cetak tua  yang biasanya bisa dilakukan di Laboratorium Kamar Gelap, pada semester ini harus dilakukan dari rumah atau kediaman masing-masing mahasiswa. Materi perkuliahan pun harus dimodifikasi untuk menyesuaikan kondisi serba terbatas dan difokuskan pada teknik cetak Cyanotype, Anthotype, dan Chlorphyll Print.

Dalam kondisi serba terbatas itu, dorongan dan motivasi terus ditumbuhkan kepada seluruh mahasiswa agar mereka tetap dapat merawat dan terus melakukan aktivitas artistik yang berkaitan dengan Fotografi Cetak Tua. Kurang lebih selama 3 bulan, para mahasiswa berproses secara mandiri untuk membuat karya fotografi dari teknik cetak yang disebutkan di atas. Tentu saja bukan perkara mudah bagi mereka, karena beragam potensi dan sumber daya yang dimiliki harus dikerahkan demi tercapainya target yang sudah disepakati bersama, yaitu pameran daring hasil pembelajaran Mata Kuliah Fotografi Cetak Tua.  

Hasilnya adalah Pameran bertajuk “HARVEST”, yang merupakan akronim dari Half Archive Vintage Photography Process. Tidak ada tema khusus dan rigid dalam proses seleksi karya-karya yang dipamerkan. Kebebasan diberikan sepenuhnya kepada para mahasiswa dengan tujuan agar ekspresi dan kerativitas dapat disalurkan dengan tuntas. Para pemirsa dapat melihat beragam karya dengan beragam ceritanya pula. Soal sosial, ekonomi, kemanusiaan, ekspresi personal, dan tentu saja tentang Covid-19 menjadi tema-tema foto yang disajikan dalam pameran ini. Uniknya, para mahasiswa memajang karyanya secara mandiri dirumah masing-masing, dengan konsep dan caranya masing-masing pula. Jika diamati, hal ini tentu saja menjadi sebuah wujud proses adaptatif dalam dunia seni, terutama fotografi dimasa pandemi.

Pameran kali ini disiasati dengan menyatukan konsep “Individual action” dan “Collective Action”. Dalam konteks ini, individual action merujuk pada keputusan-keputusan mandiri terkait penciptaan karya hingga pemajangan karya yang tidak lagi direpoti dengan urusan penyesuaian dengan karya lainnya dalam sebuah ruang pamer atau galeri. Sedangkan collective action dimaksudkan sebagai konsentrasi bersama dalam menyatukan karya yang tersebar diberbagai wilayah (tempat tinggal masing-masing mahasiswa) dalam sebuah pameran daring. Terwujudnya pameran ini, sekali lagi, merupakan bukti bahwa aktivitas artistik dapat terus tumbuh meskipun keterbatasan seakan-akan menjadi teror yang melulu menghadirkan kecemasan.

Tentang Pameran

HARVEST, yang artinya adalah panen, dimaknai sebagai sebuah proses menuai hasil. Dalam konteks ini, hasil yang dimaksud adalah segala sesuatu yang didapatkan, dirasakan, bahkan segala sesuatu yang akhirnya bisa diungkapkan oleh para mahasiswa Jurusan Fotografi, Fakultas Seni Media Rekam, Institut Seni Indonesia Yogyakarta, angkatan 2019 yang menempuh mata kuliah fotografi cetak tua. Jika dipaparkan secara sederhana, proses menuai hasil ini dimulai dari proses perkuliahan, dimana para mahasiswa mendapatkan ilmu dan wawasan baru tentang cetak tua. Ilmu dan wawasan baru tersebut kemudian dipraktikkan oleh para mahasiswa secara mandiri untuk membuat karya fotografi dengan teknik cetak tua, hingga akhirnya karya seni fotografi cetak tua tersebut akhirnya dipamerkan secara daring.

HARVEST, oleh para mahasiswa ini juga dimaksudkan sebagai akronim dari Half Archive Vintage Photography Process. Bagi mereka, pameran daring ini merupakan arsip yang menjadi bagian dari proses pembelajaran dan penciptaan seni fotografi yang mereka lakukan. Arsip yang akan terus tumbuh hingga mereka menyelesaikan kuliah di Jurusan Fotografi, FSMR, ISI Yogyakarta. Bahkan, mereka berharap, nantinya arsip (pameran daring) ini akan dipamerkan secara langsung, di ruang pamer, dimana para seniman dan pemirsa dapat bertemu secara langsung, menikmati pameran secara langsung pula, dan mendiskusikan karya seni yang dipamerkan dalam nuansa yang lebih menggembirakan.

Silakan mengikuti tautan ini untuk menyaksikan pameran melalui laman Youtube:

http://bit.ly/YoutubeHarvest

Silakan ikuti tautan dibawah ini untuk menyaksikan karya yang dipamerkan melalui Instagram:

http://bit.ly/IGHarvest

Categories: Pameran Online

SEWON SCREENING

Sewon Screening adalah salah satu program kerja Himpunan Mahasiswa Jurusan Televisi & Film ISI Yogyakarta yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2015. Tahun ini Sewon Screening sudah memasuki umur yang ke-6, menjadikannya salah satu di antara festival film yang terus berkembang dan konsisten hadir di setiap tahunnya.

Mengingat dari zaman ke zaman film akan terus berkembang, baik dari segi teknis, estetika, maupun unsur-unsur lainnya. Dengan berpegang pada semangat “Angin Segar”, Sewon Screening berusaha tampil menyegarkan setiap tahunnya dengan sudut pandang tertentu. Sebagai Festival, Sewon Screening tidak hanya menjadi titik temu antara film alternatif dengan penontonnya, tetapi juga tempat berjejaring komunitas, pengulas film, dan tentunya masyarakat umum.

Akses SEWON SCREENING di URL: https://sewonscreening.com dan https://linktr.ee/sewonscreening

Categories: PAST EVENT

REAKSI: Experimental Photography Virtual Exhibition

Program Studi S-1 Fotografi FSMR ISI Yogyakarta

Kurator: Risman Marah, Arti Wulandari, dan Aji Susanto Anom P

Pameran karya secara virtual ini menjadi terobosan baru di Mata Kuliah Fotografi Eksperimental khususnya angkatan 2017 yang dituntut untuk kreatif dan beradaptasi di masa Pandemi

Fotografi ’17 fsmr isi yogyakarta

Pameran Reaksi dapat disaksikan melalui platform Instagram dan Artsep


Read More

Categories: Pameran Online

Pameran Foto Alternatif: Klasikisme (Bentara Budaya Yogyakarta – 2017)

Klasikisme

Kali ini kita disuguhkan karya-karya foto cetak tua, yaitu foto yang dibuat dengan cara, teknik, dan teknologi cetak fotografi yang lazim digunakan pada pertengahan abad ke-19. Foto-foto ini hampir seluruhnya bernuansa monokromatik. Ada yang berkroma coklat, biru, dan kroma lainnya sesuai dengan pigmen yang digunakan. Tampilnya foto-foto dengan kroma seperti itu yang dihasilkan secara “teknik lama” saat ini sangat jarang ditemukan, namun ISI Yogyakarta hampir dapat memastikan bahwa pameran foto cetak tua akan dilaksanakan setiap tahun, sejak tahun 2015.


Pengkarya

Rangga Satria P • Muhammad Arival • Lavetya Maulina • Yoppy Arisandy • Adhi Sudrajat B • Ahmadi Noor A. • Wibi Suryo P. • Alviyena Inkamano • Euis Kus Suandari • Oryza Sativa R. P. • Anggi Dwi R. • Wildan Mardiansyah • Anayya Putri P. P. • Annisa Kurnia D. • M. Ibnu Maulana •

Read More

Categories: PAST EVENT

APHIC (alternative photographic) WEEK, Jogja National Museum – 2019

Pameran Fotografi Alternatif Mahasiswa Fotografi FSMR ISI Yogyakarta

Kurator: Dr. Irwandi, M.Sn. & Novan Jemmi Andrea, M.Sn.


Ketertarikan terhadap ilmu botani dan perkenalannya dengan proses sun-printing cyanotype, yang dikembang- kan oleh Sir John Herschel pada 1842,menjadi dorongan bagi Anna Atkins untuk menerbitkan sebuah buku referensi ilmiah tentang alga, berjudul British Algae: Cyanotype Impressions pada 1843. Nuansa inilah yang akan menjadi salah satu sajian dalam pameran Alternative Photographic Process (APHIC) Week kali ini: sajian foto-foto yang dibuat dengan metode cetak foto abad ke-19 dan awalabad ke-20.

Pada semester 3, para mahasiswa Program Studi Fotografi, FSMR, ISI Yogyakarta wajib untuk mengikuti mata kuliah Fotografi Cetak Tua (Old Photographic Process). Mata kuliah yang mengajarkan mahasiswa untuk mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan kreatif dari penciptaan karya foto dengan mengaplikasikan teknik cetak yang dikembangkan pada abad ke-19 dan 20.

Read More

Categories: PAST EVENT

Pekan Fotografi Sewon #7

Pekan Fotografi Sewon #7: Batas Ruang

Program Studi Fotografi FSMR ISI Yogyakarta 2020

Kurator

Program Studi Fotografi FSMR ISI Yogyakarta: Irwandi, Oscar Samaratungga dan Aji Susanto Anom


Peserta

Dwitya Dirhamsyah, Wildan Ariyanto, Faradila Bewa Setiyaini, Khairunnisa, Ayuning Wacana Manik, Rika Ramadhanti, Eva Nugraha Yanti, Agung Rachmat, Prakarsa, Ibnu Maulana, Sy Donny, John Alexis, M. Zakaria Saputra, Rizky Pratama, Deni Ilham, M. Ikhsan, Rachmad Nur Irsyad , Dodi Wahyu Pranoto, Syauqi Zufar Musyaffa, Dyna


Saksikan karya Pekan Fotografi Sewon #7 melalui video berikut ini:
Read More

Categories: Pameran Online